Tampilkan postingan dengan label pengetahuan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pengetahuan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 11 Oktober 2014

Peristiwa Penting Dalam Sejarah Perkembangan Ilmu Kimia

Peristiwa Penting Dalam Sejarah Perkembangan Ilmu Kimia
Sejarah patut untuk dikenang dan digunakan sebagai pengetahuan penting bagi perkembangan suatu zaman atau kaum. Sedang kimia merupakan suatu bagian penting bagi kehidupan manusia yang juga merupakan proses rekayasa yang membantu percepatan perkembangan teknologi dan membantu terbentuknya semua obat-obatan untuk kesehatan manusia.

Sehingga sejarah kimia menjadi penting untuk diketahui terutama oleh mereka yang bergelut dibidang ilmu kimia. Berikut adalah beberapa peristiwa penting yang dapat anda ketahui mengenai sejarah keilmuan kimia.

Ilmuan mesir adalah orang pertama yang diyakini sebagai tonggak sejarah penerapan ilmu kimia di dunia yakni pada tahun 3200 sebelum masehi (SM). Ketika itu para ilmuan di mesir berhasil memproduksi tembaga dari bijih dengan bantuan api dan bara dari kayu. Begitupn dengan kaca yang ditemukan oleh orang mesir pada tahun 3000 SM.

Pada 425 SM, teori atom pertama disampaikan oleh Democritus dari yunani. Dimana teori atom adalah teori utama dalam pembentukan senyawa kimia dan golongannya.

Tahun 300 SM, menjadi sejarah pertama dalam perkembangan kimia yang mana seorang kimiawan filsuf –unsur pembentuk. Diketahui sekitar 4-100 elemen unsur ditemukan di yunani dan 5 elemen di cina.

Sejarah Ilmu Kimia

Dan pada tahun 180 SM, percobaan alchemistry pertama dipublikasikan di Mesir. Dimana sekitar 600 tahun kemudian ilmu ini tersebar hingga ke dunia arab.

Pada tahun 900 Masehi (M), Cina berhasil menemukan bubuk mesiu. Mesiu adalah bahan dasar dari pembuatan senjata api tradisional bahkan hingga sekarang masih sering digunakan. Dimana pada waktu itu banyak ilmuan yang belajarke cina mengenai ilmu mesiu termasuk dari para ilmuan arab.

Pada tahun 1661M, Robert Boyle menentang teori klasik menenai atom dan mengungkapkan teori baru yang disebt elemen.

Pada tahun 1766M, Henry Cavendish menemukan hidrogen. Dan tahun 1782M Karl Sheele berhasil mengidentifikasi oksigen, dengan menyebutnya sebagai "roh api". Hal ini karena proses pembakaran pasti menggunakan oksigen. Atau dengan katalain bahwa tanpa oksigen akan mustahil terjadi proses pembakaran. Dan Joseph Priestley melakukan penemuan yang sama secara independen dua tahun kemudian.

Peristiwa penting dalam sejarah kimia lainnya adalah pada tahun 1782M, seorang ilmuan bernama Antoine L. Lavoisier mengungkapkan bahwa materi tidak diciptakan atau tidak dihancurkan dalam reaksi kimia. Teori ini selanjutnya dikenal dengan teori kekekalan massa/kekekalan energy.

Selanjutnya, pada tahun 1783M Antoine L. Lavoisier berhasil membuktikan bahwa oksigen dan hidrogen jika dibakar bersama dapat mengasilkan air. Dan pada tahun 1799M Joseph L. Proust menunjukkan bahwa unsur-unsur selalu menggabungkan dalam proporsi konstan pada massa mereka (hukum proporsi konstan).

Pada tahun 1803M John Dalton mengusulkan model atomnya. Teori ini masih digunakan pada mereka yang menggeluti bidang keilmuan kimia.
Pada tahun 1807M Humphry Davy melakukan percobaan pemisahan elektrolisis pertama, yakni garam yang menjadi kalsium dan natrium.
Pada tahun 1828M Friedrich Wöhler sintesa resin organik dari reaktan anorganik.
Pada tahun 1860M Robert W. Bunsen dan Gustav R. Kirchhoff menemukan elemen pertama (cesium) dengan menggunakan spektroskopi.

Tahun 1871M menjadi tahun paling sejarah pada ilmu kimia dimana Dimitrij Mendel dan Lothar Meyer berhasil membuat dan mempublikasikan tabel periodik dari unsur-unsur.

Selanjutnya tahun 1884M Svante Arrhenius muncul dengan teori disosiasi elektrolit. Dan 25 tahun kemudian Sven Peter Srensen memperkenalkan skala pH pada dunia yang merupakan hal penting dalam perkembangan pengetahuan larutan kimia.

Masa modern sejarah kimia dimulai tahun 1920 dimana struktur kristal mulai diselidiki dengan menggunakan X-ray.

Pada tahun 1937M Emilio Sergré membuat sintesa dari unsur pertama buatan manusia yang dikenal dengan technecium. Dan pada tahun 1939 Linus Pauling C. memperkenalkan teori modern ikatan organik.

Itulah sejarah perkembangan ilmu kimia dan peristiwa penting dalam keilmuan kimia yang mesti anda ketahui.

Sabtu, 04 Oktober 2014

Pengetahuan Mengenai Sinar Gamma

Pengetahuan Mengenai Sinar Gamma - Dijagat raya ini terdapat banyak jenis energy, masing-masing energy itu memiliki keunikan tersendiri sehingga membedakan antara yang satu dengan yang lainnya. Dan salah satu hal yang paling umum dalam membedakannya adalah dari tingkat radiasinya.

Radiasi dapat diartikan sebagai energy yang berbentuk gelombang yang dihasilkan oleh adanya kekuatan elektromagnetik. Jenis dan kekuatan suatu radiasi dibedakan menjadi tiga kategori yaitu yang dikenal sebagai sinar alpha, sinar beta, dan sinar gamma. Masing-masing kategori radiasi sinar ini memiliki kekuatan sendiri.

Contohnya adalah Sinar Alpha yang merupakan radiasi sinar paling lemah dibandingkan dengan dua kategori radiasi sinar lainnya. Sinar alpha ini dapat diblokir oleh kulit manusia yang membuatnya tidak berbahaya pada diri manusia. Hal ini berbeda jauh dengan radiasi dari sinar gamma yang kekuatan meradiasinya cukup kuat sehingga akan membahayakan bagi manusia, lalu barang apakah yang dapat mencegah atau memblokir sinar gamma ini? Salah satu barang yang dapat mencegah / memblokir radiasi sinar gamma ini adalah timbal.


Jadi, apakah sinar gamma itu? Sinar gamma adalah sinar yang memiliki tingkat radiasi kekuatan paling tinggi dan dashyat dibandingkan dengan tingkat kekuatan radiasi sinar lainnya. Salah satu barang yang dapat mengeluarkan radiasi sinar gamma itu adalah nuklir. Sehingga terkenallah bahwa radiasi nuklir sangat berbahaya bagi manusia dan makhluk lainnya di bumi ini. Bahaya dari radiasi energy yang tinggi ini dapat merusak jaringan tubuh dan menyebabkan mutasi pada gen dan sel manusia. Bahkan dalam jumlah paparan yang tinggi radiasi dari sinnar gamma dapat membunuh makhluk hidup dalam seketika.

Komposisi gelombang sinar gamma pun sangat berbeda dari sinar alpha dan sinar beta. Sinar alfa dan beta, keduanya terbentuk dari partikel subatom diskrit. Karena kedua sinar ini tercipta dari partikel subato diskrit menjadikannya mudah diblok oleh materi atau media yang tidak padat. Sedangkan sinar gamma sangatlah berbeda, Sinar ini tercipta dari energy murni yang mana radiasinya hanya dapat dicegah oleh materi atau media yang sangat padat, biasanya dari timbal, beton hingga besi baja saja yang dapat mencegahnya.

Dimanakah dapat menemukan sinar gamma ini, apakah hanya dari aktifitas reasksi fisi dan fusi nuklir saja? Oh, tentu tidak. Kenyataannya sinar gamma ini dapat dengan mudah ditemukan di alam semesta ini. Contohnya adalah pada sinat matahari. Matahari adalah energy terbesar untuk kehidupan manusia yang dimana matahari sendiri terbentuk dari hasil pembakaran triliunan hydrogen yang energi ledakannya mungkin jutaan kali nuklir. Hasil dari aktiditas matahari itu menghasilkan banyak radiasi, termasuk radiasi sinar gamma.

Jika dilihat dan diteliti ternyata sinar gamma memiliki karakteristik yang sangat menarik yakni sinar ini tidak memiliki tingkat energi yang seragam. Dapat dikatakan bahwa tingkat energy sinar gamma ini bervariasi sehingga dapat dimanfaatkan oleh manusia, salah satunya adalah sinar x dari mesin sinar X di rumah sakit. Oleh karena itu dapat dikatakan kekuatan energy sinar gamma ini sangat tergantung dari media , sumber dan cara memproduksi sinar ini.

Pada akhirnya sinar Gamma adalah salah satu dari sekian banyak fenomena menarik dari energi di alam semesta.